LPRIS

  • Pekarangan
  • Profil
    • Latar
    • Visi dan Misi
    • Program Kerja
  • Seri Kuliah Sosial dan Budaya
    • Kuliah Budaya
    • Kuliah Sosial
    • Diskusi
  • Ebook
    • Buku Sosial
    • Buku Politik
    • Buku Teori
    • Buku Sastra dan Budaya
  • Ragam Tulisan
    • Berita
    • Esai
    • Cerpen
    • Puisi
  • Hasil Penelitian LPRIS

Minggu, 18 Oktober 2015

Latar Lembaga

 Elpris     05.40     No comments   



Lembaga Penelitian Rekonsiliasi dan Integrasi Sosial bergerak di bidang sosial dan budaya, lebih khususnya perihal rekonsiliasi dan integrasi sosial yang disorot melalui pendekatan interdisipliner antara lain sosial, budaya, antropologi, seni, sastra, dan filsafat. LPRIS mengarahkan perhatian pada beberapa macam isu sosial seperti diskriminasi terhadap kelompok minoritas baik secara sosial, budaya maupun agama. Kelompok minoritas dalam konteks sosial-budaya di Indonesia antara lain adalah migan, masyarakat aliran kepercayaan di luar enam agama yang diakui di Indonesia maupun kelompok suku primitif yang dieksklusikan di masyarakat. LPRIS mengusahakan wadah bagi mereka untuk menyuarakan aspirasi dan ekspresinya untuk diterima dalam masyarakat secara umum. LPRIS juga membantu memberikan sarana maupun pendidikan dalam upaya mengartikulasikan perbedaan mereka supaya bisa berintegrasi dengan masyarakat. Secara umum, LPRIS berupaya mendukung mereka dalam mendapatkan tempat yang sama dengan kelompok-kelompok masyarakat lain yang hidup saling berdampingan. LPRIS mengupayakan sebuah integrasi masyarakat yang didalamnya terdiri dari bermacam-macam kelompk yang saling toleran dan menghargai perbedaan satu sama lain
Persoalan sosial lain yang menjadi perhatian LPRIS yakni perselisihan horizontal antarkelompok masyarakat. Dalam hal ini, LPRIS lebih mengutamakan tindakan pencegahan. LPRIS akan meneliti indikasi-indikasi yang mengarah pada potensi gesekan di masyarakat serta membuat rekomendasi kepada pihak-pihak yang berwenang demi menekan tumbuh-kembangnya potensi perselisihan di masyarakat. Isu-isu yang beredar antara lain perihal gesekan antara perusahaan tambang dengan masyarakat yang tinggal di daerah tempat pertambangan, atau persoalan lain perihal kesenjangan sosial yang akan mengarah pada perselisihan di masyarakat. Upaya LPRIS dalam mencegah jika kurang efektif akan berlanjut pada pendampingan melalui berbagai macam cara mediasi dan dialog.
Perhatian LPRIS juga mengarah pada persoalan kemanusiaan seperti pendidikan dan pemberdayaan, Beberapa isu yang disorot antara lain adalah permasalahan buta huruf, akses terhadap pendidikan formal, angka pengangguran yang tinggi, serta kemiskinan. Permaslahan ini merupakan potensi yang bisa mengarah pada gesekan dalam masyarakat. LPRIS berupaya mengawal arah kebijakan pemerintah supaya tepat pada sasaran dan maksimal dalam implementasinya demi menyeleseikan permasalahan-permasalahan di atas. LPRIS juga membantu menjadi perantara antara pemerintah dengan masyarakat demi membantu peningkatan kesejahteraan serta pendidikan di masyarakat.
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke Facebook
Posting Lebih Baru Beranda

0 komentar:

Posting Komentar

Label

  • Buku Politik
  • Buku Sosial
  • Cerpen
  • Diskusi
  • Esai
  • Puisi
  • Seri Kuliah Budaya
  • Seri Kuliah Sosial

Popular Posts

  • Sinopsis Film Bercermin
    Permata tak ingin menjadi dewasa. Semakin bertambah usianya, membuatnya semakin terasing dan terpenjara. Tetapi mau tidak mau, ia tak...
  • Jacques Lacan - Psikoanalisa
    Kuliah Umum : Jacques Lacan dalam Pascastrukturalisme, oleh St. Sunardi. Diselenggarakan oleh Fakultas Filsafat UGM. Didokumentasikan ...
  • Dalih Pembunuhan Massal – John Rossa
    Dalih Pembunuhan Massal – John Rossa https://drive.google.com/file/d/0Byu9yVab99m1T044SElJTFkwMUU/view?usp=sharing
  • Mata Lena
    Oleh Yongky Gigih Prasisko Oeek... Oeek... Oeekk.. Hari bahagia itu telah tiba, tangisan yang kutunggu-tunggu selama 29 tahun, akhi...
  • Latar Lembaga
    Lembaga Penelitian Rekonsiliasi dan Integrasi Sosial bergerak di bidang sosial dan budaya, lebih khususnya perihal rekonsiliasi dan int...
  • Diskusi buku Sarwo Edhie dan Tragedi 65
    Diskusi buku Sarwo Edhie dan Tragedi 65. Diselenggarakan oleh Social Movement Institute bersama Toko Buku Togamas, Stube Hemat dan Tribu...
  • Program Kerja
    LPRIS memiliki program kerja yang dilakukan baik secara periodik maupun insidental, antara lain: Melakukan penelitian, kajian da...
  • Traumatis
    Oleh Jean Couteau* Diguyur hujan musim dingin, sambil berjalan-jalan mencari bus di kota Nantes, Perancis, saya membayangkan ...
  • Friedrich Nietzsche - Nihilisme
    Kuliah Umum – Friedrich Nietzsche oleh Romo Setyo Wibowo, tanggal 28-29 April 2015. Diselenggarakan oleh Fakultas Filsafat UGM. Didok...
  • (tanpa judul)
    Seminar Para Pemikir Besar, Wolfgang Iser – The Act of Reading. Hari Rabu, tanggal 25 Maret 2015. Diselenggarakan oleh Program Pascasarj...

Blog Archive

  • ▼  2015 (29)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (2)
    • ▼  Oktober (23)
      • Game of Thrones : Sebuah Kebangkitan Tragedi Yunani
      • PAMERAN BUKU INTERNASIONAL
      • Invasi Kebudayaan : Dibalik Persaudaraan Jepang-In...
      • Hasil Penelitian LPRIS = Blandongan : Perebutan Ku...
      • Anak Timor Timur di Indonesia – Helene van Klinken
      • Mematahkan Pewarisan Ingatan – Budiawan
      • Pengakuan Bandit Ekonomi (Buku Kedua) – John Perkins
      • Pengakuan Seorang Ekonom Perusak (Buku Pertama) – ...
      • Kapital III – Karl Marx
      • Kapital II – Karl Marx
      • Seminar Para Pemikir Besar, Wolfgang Iser – The...
      • Budi Irawanto - Teori Film
      • Kuliah Umum : Masyarakat Manajerialisme, oleh D...
      • Rembang Melawan
      • Friedrich Nietzsche - Nihilisme
      • Jacques Lacan - Psikoanalisa
      • Thorstein Veblen - Conspicuous Consumption
      • Dalih Pembunuhan Massal – John Rossa
      • Jahitan di Kursi Tua
      • Mata Lena
      • Program Kerja
      • Visi dan Misi
      • Latar Lembaga

Mengenai Saya

Foto saya
Elpris
Lihat profil lengkapku
LPRIS. Diberdayakan oleh Blogger.

Lembaga Penelitian Rekonsiliasi dan Integrasi Sosial


Copyright © LPRIS | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates